jump to navigation

Anggota DPD (baca: “depede”) Harus PD (baca: “pede”) 25 Desember 2011

Posted by tanobato in Aku dan Tiga Perempuan Perkasa.
trackback

Ini tentang sesuatu yang rada serius: andai jadi anggota Dewan Perwakilan Daerah alias DPD, mau ‘ngapain? Atau mau jadi apa? Jawabanku sederhana saja: aku akan pertaruhkan diriku menjadi orang yang paling bersih di negeri ini!

Pertaruhan dengan Diri Sendiri
Aku bukanlah orang yang sangat jujur, apalagi yang paling jujur. Bahkan dibandingkan dengan seseorangpun, aku belum berani bertaruh bahwa aku adalah yang lebih jujur daripada beliau. Aku ‘nggak berani. ‘Nggak berani bertaruh, karena ‘nggak berani malu. Jadi, apa?

Sebagai rakyat biasa, aku tahu apa yang paling didambakan olehrakyat banyak saat ini. Betul, pemimpin yang jujur dan bersih. Dan aku berani bertaruh untuk itu.

Untuk Rakyat?
Ma’af, bukan. Dan aku kurang yakin bahwa janji yang berbau “untuk rakyat” lebih cenderung diyakini sebagai sekadar janji. Bahkan berpotensi untuk menjadi sumber kebohongan yang baru daripada mewujudkan komitmen kepada orang yang pernah menaruh harapan-harapannya untuk kehidupan yang lebih baik. Aku menjadi orang yang jujur dan bersih karena aku memang seharusnya menjadi orang yang jujur dan bersih. Dengan latar belakangku, dengan pengalaman hidupku, dan karena keyakinanku yang sangat kuat tentang kekuatan kebenaran yang aku miliki. Itulah yang aku pertaruhkan, karena aku tidak mau menjadi pendusta pada diri sendiri.

DPD yang Harus PD
Jika tidak punya rasa percaya diri (disingkat “pede” dari PD)tentulah aku tidak akan menjadi anggota DPD. Bukan pede pada orang lain, melainkan pede pada diri sendiri. Itu adalah modal dasar yang sangat kuat untuk menjadi pengemban amanat rakyat. Apapun yang kemudian dijanjikan dan lalu dikerjakan, pastilah hal-hal yang menyukacitakan banyak orang. Sebaliknya, jika masih terdapat kekurangan, orang-orang tetap memandangnya sebagai “keberhasilan yang tertunda”. Itu semua karena orang-orang percaya bahwa sang “senator” adalah orang jujur dan bersih, dan sudah bekerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan sebagaimana yang pernah dijanjikan sebelumnya. Jika sudah menjadi, tentulah aku akan membuktikan apa yang sudah aku janjikan pada diri sendiri. Tuhan pasti memberikan kemampuan bagi orang-orang yang setia dalam menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang tercela.

Jika belum pede, jangan pernah menjadi anggota depede …

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.