Hari Ini Aku Datang (bersama tiga perempuan perkasa) …

 

Ada kegembiraan padaku hari ini. Sukacita yang lebih dari biasanya. Kerinduan untuk memiliki media seperti ini sudah sangat lama menggumpal dalam dada.

Aku bukanlah siapa-siapa. Apalagi jika dibandingkan dengan orang lain yang dirasakan lebih memiliki sesuatu yang sangat menonjol. Aku hanya punya tekad yang kuat dan harapan untuk membuat segala sesuatunya menjadi lebih baik.

Untuk itu, sangat dibutuhkan dukungan dari banyak orang. Itulah engkau, sahabatku …

Salamku,

St. Rodlany A. Lbn. Tobing, SE, MBA, MMin

Terlambat untuk Ibadah Passion: Eh … Ada HKBP di Dekat Kantorku!

Pertama kali berkenalan dengan Ibadah Passion ini adalah saat aku masih ikut Sekolah Minggu saat SMP di Medan dan berjemaat di HKBP Simpang Limun Resort Medan-2. Kalau ‘nggak salah, saat itu dilaksanakan sejak Senin malam sampai Kamis malam berturut-turut. Walau sama sekali ‘nggak paham (baca: ‘nyaris “tak peduli) apa relevansi dan konsekwensinya sama kehidupan keagamaanku saat itu, aku tetap setia mengikutinya. Sendirian, dalam artian memang lebih sering duduk sendirian di bangku panjang gereja yang terbuat dari kayu. Bukan memenuhi kewajiban tertentu (mana ada anak Sekolah Minggu diwajibkan menghadiri ibadah Passion, ‘kan?). Aku sekadar mengikuti mamakku yang memang sangat rajin mengikuti ibadah yang diselenggarakan gereja

Kembali ke Jalan Lurus …

Hari-hari ini dalah kesempatan yang tersisa bagi kami (aku dan semua anggota timku) untuk bekerja lebih keras agar mencapai target. Target penjualan Maret dan kwartal satu tahun 2015 ini. Dan kesempatan mendapatkan insentif kwartalan, tentunya! Khusus bagi Distributor malah disediakan insentif untuk pencapaian target Maret 2015. Alangkah menggairahkannya untuk meraih yang terbaik!

Sebagai Distributor dengan kontribusi terbesar di Tangerang Area yang dipercayakan kepadaku (dan di tempat aku berkantor sesuai keputusan Manajemen di West Java Region), tentu saja aku lebih memberikan kontribusi waktu dan energi kepada Distributor yang berlokasi di Pamulang, Tangerang Selatan ini. Dan hari-hari terakhir bulan Maret 2015 ini banyak diisi dengan langkah-langkah dalam pencapaian target. Oh ya, Tangerang Area yang aku pimpin saat ini adalah Area Terbaik 2014 dan berhak mendapatkan piala dan hadiah uang atas keberhasilan tersebut. Tentu saja kontribusi Distributor di Pamulang ini sangat signifikan dalam menunjang keberhasilan yang sangat membanggakan tersebut. Diundang ke panggung untuk menerima penghargaan dengan disaksikan oleh ratusan pasangan mata dari seluruh penjuru nusantara tentunya sesuatu yang dibanggakan oleh banyak orang, ‘kan?

Kemarin malam sebelum pulang ke kamar kos ada hal yang sangat mengejutkan bagiku. Di ruang rapat, si ibu pemilik Distributor menyampaikan pengakuannya: “Selama ini kami melakukan konfirmasi penjualan di sistem walaupun sebenarnya penjualan tersebut belum terjadi, baik secara transaksi apalagi secara fisik.”. Pengakuan tersebut tercetus ketika aku mempertanyakan kenapa stok barang di gudang masih tinggi, padahal penjualan sedang bagus-bagusnya. Selain itu, si ibu dan asistennya mulai khawatir tentang budget yang tidak tersedia lagi, padahal “transaksi fiktif” tersebut sudah dilakukan dengan memberikan ekstra harga promosi namun ‘nggak bisa diklaim karena belum bisa di-input di sistem karena tidak akan tersedia field untuk memasukkan diskon tersebut sebagai dasar untuk mengklaim ke Nestle untuk penggantiannya. Dan itu melibatkan jumlah uang yang lumayan banyak!

Dengan berbagai dalih karena ditekan oleh ASM yang dulu (yang aku gantikan) untuk mencapai target dan mendapat insentif yang banyak (dan secara langsung juga pastinya berhubungan dengan ambisi untuk menjadi yang terbaik dan meraih penghargaan tertinggi) maka terpaksa melakukan tindakan tersebut, aku sampaikan keputusan dariku: “Ini tindakan manipulasi, penipuan! Tidak bisa dilakukan lagi. Dan ganjarannya adalah berat. Di Bandung dulu pernah aku dengar di divisi lain ada orang yang harus dipecat karena melakukan hal ini. Aku ‘nggak mau hal ini dilakukan lagi, dan pastikan bulan Maret ini tidak satupun transaksi yang seperti ini. Ibu, tindakan seperti ini bisa membatalkan sembahyang lho bu .. Untuk apa kita berdoa memohon kepada Tuhan tapi kita tidak melakukan yang sesuai dengan perintah-Nya?”

“Itulah, pak Tobing. Saya tahu, tapi saya tak sanggup untuk tidak melakukannya karena dipaksa untuk mencapai target oleh ASM yang bapak gantikan. Saya tidak suka dan tidak tenang karena melakukan hal yang salah ini. Setiap saya sholat tahajud pun saya selalu meminta kepada Allah untuk diberikan rezeki yang halal dan menjadi barokah bagi semua karyawan saya. Dulu, sebelumnya, kami ‘nggak pernah melakukan kecurangan ini. Setelah dipimpin oleh orang-orang muda itulah kami terpaksa melakukannya. Saya dengar, di Distributor yang lain juga melakukan kecurangan ini, pak”.

“Sudahlah, bu. Yang lalu biarlah berlalu, tokh ibu juga menikmati insentif yang diperoleh dari melakukan hal tersebut. Mulai aku ada di sini, jangan pernah lagi melakukan kecurangan-kecurangan apa pun. Tidak baik! Aku ingin mendapatkan yang terbaik, tapi dengan cara yang baik pula. Kalaupun orang lain melakukan hal yang tidak baik, bukan berarti kita juga boleh melakukan hal yang tidak baik tersebut”.

“Terima kasihlah, pak Tobing. Untunglah sekarang ada pak Tobing yang memberikan pencerahan bagi saya dan tim kami di sini. Sekarang saya sudah tenang. Resiko kehilangan omset akan kita jalani bersama, tapi saya yakin Tuhan akan memberi kemudahan bagi kita untuk meraih yang terbaik kalau kita melakukan hal-hal yang sesuai dengan jalan yang diridhoi-Nya”.

Amiiinnn …