Andaliman-50 Khotbah 06 Desember 2009 Minggu Adven II

Ia pasti melawat kita. Persiapkan diri dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik sebagai kesaksian selama hidup di dunia.

Nas Epistel: 1 Petrus 2:11-12

2:11 Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.

2:12 Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka. 

Nas Evangelium: Maleakhi 3:1-4

3:1 Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

3:2 Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.

3:3 Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.

3:4 Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah. 

Minggu Adven kedua dengan nas perikop ini mengingatkan untuk menggunakan waktu yang tersedia (maksudnya selama masih hidup di dunia) dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang diperintahkan Tuhan. Tidak sekadar baik, tetapi juga harus memulikan Allah. Nah, di sinilah aku terpaut.

Dalam kehidupan sekarang, melakukan perbuatan baik adalah suatu hal yang tidak mudah (maksudnya, tidak semudah melakukan perbuatan jahat …). Sudah begitu pun, kalau pun mampu melakukan perbuatan baik dimaksud, tetap harus mempertimbangkan motivasi di baliknya. Dengan tegas nas Ep mencantumkan syaratnya: ”memuliakan Allah”. Selanjutnya, nas Ev juga menyampaikan syarat yang sejalan dengan itu, yaitu ”menyenangkan hati Tuhan”. Tuhan tahu motivasi di balik setiap perbuatan baik, karena Ia mampu melihat sampai ke relung yang paling jauh. Layaknya ”api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu”. Analogi itu masih ditambahkan dengan ketegasan kemampuan-Nya bahkan mentahirkan orang Lewi dan menyucikan emas. Untuk kalimat yang terakhir ini, aku teras terang menjadi tertegur. Pemahamanku tentang orang Lewi adalah kaum pemimpin ibadah alias wakil Tuhan. Tentu saja, haparhaladoon-nya tidak usah diragukan lagi. Orang suci!

Namun ternyata Tuhan mampu melihat lebih jauh daripada kesucian dan kealiman yang kasat mata. Hal ini bisa saja terjadi padaku (dan jujur saja telah terjadi beberapa kali …) di mana dalam penampilanku orang-orang yang melihatku akan menganggapku sebagai orang baik dan alim. Taat beribadah. Pokoknya segala hal yang baik. Di dalamnya? Wah, hanya Tuhan-lah yang tahu …

Syukur pada Tuhan, dengan firman ini aku diingatkan untuk mengkaji-ulang pelayanan dan perbuatan-perbuatan baik yang aku lakukan dan yang masih akan aku lakukan di kemudian hari. Mengubah motivasinya, dari hal-hal yang lain, untuk hanya menjadi kemuliaan Tuhan. Tidak ada yang lain, karena memang tidak diperlukan dalam hal ini. Hanya Tuhan, dan untuk kemuliaan-Nya. Sampai kapan? Sampai Ia datang kembali. Kapan itu? Tidak ada yang tahu selain Ia seorang. Saatnya menjadi tidak perlu, karena memang tuntutannya jelas, yaitu siap sedia setiap waktu.       

Tantangan/Bekal untuk (Warga) Jemaat/Referensi

Inilah saatnya untuk mengkaji-ulang perbuatan-perbuatan kita selama hidup di dunia, motivasinya dan arahnya mau ke mana. Kemuliaan Tuhan, bukan untuk kemuliaan diri sendiri. Sampai tiba saatnya kita dipanggil menghadap-Nya, yaitu saat Ia melawat kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s