Andaliman-51 Khotbah 13 Desember 2009 Minggu Adven III

Berdirilah teguh dengan patuh pada ajaran yang benar tentang Yesus Kristus untuk dapat melalui pintu yang sesak agar masuk dalam Kerajaan Allah. Jangan sampai menjadi orang yang terakhir!

Nas Epistel: 2 Tesalonika 2:13-17

2:13 Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.

2:14 Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

2:16 Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita, kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik.

Nas Evangelium: Lukas 13:23-30

13:23 Dan seorang yang berkata kepada-Nya: ”Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”

13:24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

13:25 Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu, kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu sambil berkata: “Tuan, bukakanlah kami pintu! Dan Ia akan menjawab dan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang.

13:26 Maka kamu akan berkata: Kami telah makan dan minum di hadapan-Mu dan Engkau telah mengajar di jalan-jalan kota kami.

13:27 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!

13:28 Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar.

13:29 Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

13:30 Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang terdahulu dan ada orang yang terdahulu akan menjadi orang yang terakhir.”

Tentang kerajaan Allah adalah topik yang selalu menarik untuk dibahas. Dibicarakan dengan pelbagai perspektif. Dari masa ke masa. Dengan latar belakang (juga kemungkinan dengan motivasi dan motif) yang berbeda, tentu saja berpotensi dalam menciptakan penafsiran yang berbeda. Yang juga menimbulkan penyimpangan dari ajaran kebenaran, tentunya. Bahkan pada masa-masa belakangan ini – ketika iklim keterbukaan di Indonesia semakin nyata – acapkali terjadi perdebatan yang bahkan cenderung menyalahkan ajaran yang satu dengan serta merta mengklaim bahwa ajarannya sajalah yang benar.

Minggu Adven ketiga dengan nas perikop ini mengingatkan untuk selalu berpegang teguh pada ajaran yang benar. Rasul Paulus dalam surat kepada jemaat di Tesalonika yang menjadi nas perikop Epistel Minggu ini kembali mengingatkan tentang satu ajaran yang benar, yaitu Injil sebagaimana yang diberitakannya: berpeganglah teguh pada apa yang mereka telah terima tentang Injil.

Yesus dalam kitab Lukas yang menjadi nas perikop Ev juga menyatakan hal yang sama ketika ada yang bertanya tentang hal kerajaan Allah. Yesus – sebagaimana pada Injil lainnya yang menunjukkan kepiawaian-Nya mengkomunikasikan ajaran-Nya dengan mengambil contoh kehidupan sehari-hari – menganalogikannya sebagai pintu yang sesak. Orang berbondong-bondong dan berebutan untuk masuk. Tentu saja tidak mudah untuk dilewati, karena memang tidak semua layak untuk memasukinya. Bahkan orang-orang yang ”merasa” mengenal-Nya, belum tentu bisa lolos dari seleksi dimaksud. Bahkan para pengajar firman yang sudah seringkali makan dan minum bersama-Nya pun belum tentu dapat memasuki kerajaan Allah, karena Yesus ”tidak mengenal mereka”.

Inilah yang kembali mengingatkan diriku. Meskipun aku sudah merasa diriku sebagai pelayan jemaat yang menghabiskan banyak sumber daya (waktu, pikiran, dan lain-lain) untuk ”memberitakan Injil”, ternyata bukan jaminan untuk masuk dalam kerajaan Allah jika itu semua hanya penampakan semata. Bukan dengan hati yang tulus dan sungguh-sungguh kepada Allah. Dan jujur saja, godaan untuk menjadikan pelayanan sebagai sarana dalam mempertunjukkan diri sendiri acapkali datang menghampiriku. Bahkan kadangkala aku sudah tidak dapat lagi membedakannya, apakah motifnya masih untuk Tuhan atau hanya untuk diri sendiri agar dilihat oleh orang-orang betapa baik dan betapa salehnya diriku ini. Puji Tuhan, masih seringkali ada tegoran yang datang dari dalam diri sendiri yang kemudian mengingatkan, ”Eh, ini bukan untuk dirimu. Kembalilah kepada semangat dan prinsip pelayanan jemaat, yaitu kepada Yesus Kristus.”.

Tantangan/Bekal untuk (Warga) Jemaat/Referensi

Sudah yakin bakal masuk dalam Kerajaan Allah? Pasti lolos melewati yang sempit? Atau malah menjadi bagian dari orang-orang yang dicampakkan di mana terdengar ratapan dan kertak yang keras? Ah, janganlah sampai seperti itu! Janganlah sampai sia-sia ketaatan kita kepada Kristus dengan berusaha selalu mematuhi dan menjalankan apa yang diminta kepada kita sebagai anak-anak Allah.

Inilah saatnya bagi kita untuk merenungkan-kembali kehidupan kita selama ini. Sebagai pelayan di jemaat, inilah juga saatnya merenungkan motivasi pelayanan kita selama ini. Ke mana orientasinya? Jika masih belum, inilah saatnya mengalihkan fokus kepada Kristus.

Iklan

One comment on “Andaliman-51 Khotbah 13 Desember 2009 Minggu Adven III

  1. apakah program HKBP sebgai gereja menjalani tahun 2010 ini. sedang kan negara kita semakin terpuruk perekonomiannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s