Andaliman – 112 Khotbah 13 Februari 2010 Minggu Septuagesima

Percayalah Pada Injil!

Nas Epistel: Mazmur 99:1-9 (bahasa Batak Psalmen 99:1-9)

99:1TUHAN itu Raja, maka bangsa-bangsa gemetar. Ia duduk di atas kerub-kerub, maka bumi goyang.

99:2 TUHAN itu maha besar di Sion, dan Ia tinggi mengatasi segala bangsa.

99:3 Biarlah mereka menyanyikan syukur bagi nama-Mu yang besar dan dahsyat; Kuduslah Ia!

99:4 Raja yang kuat, yang mencintai hukum, Engkaulah yang menegakkan kebenaran; hukum dan keadilan di antara keturunan Yakub, Engkaulah yang melakukannya.

99:5 Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya! Kuduslah Ia!

99:6 Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya, dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.

99:7 Dalam tiang awan Ia berbicara kepada mereka; mereka telah berpegang pada peringatan-peringatan-Nya dan ketetapan yang diberikan-Nya kepada mereka.

99:8 TUHAN, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka, Engkau Allah yang mengampuni bagi mereka, tetapi yang membalas perbuatan-perbuatan mereka.

99:9 Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah di hadapan gunung-Nya yang kudus! Sebab kuduslah TUHAN, Allah kita!

Nas Evangelium: Markus 1:9-15

1:9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.

1:10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.

1:11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

1:12 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.

1:13 Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.

1:14 Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah,

1:15 kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Agak susah menghubungkan antara nas perikop Ep dan Ev Minggu ini. Yang satu berbicara tentang Mazmur yang meninggikan Tuhan, satunya lagi menceritakan tentang Yesus yang merendahkan diri dengan bersedia dibaptis oleh Yohanes, seorang “manusia biasa”.

Tidak banyak pengkhotbah yang mempunyai keberanian mengupas lebih dalam tentang peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes yang kalibernya sangat jauh dibanding oleh Yesus (apalagi kalau lupa bahwa Yesus bahkan pernah memuji Yohanes sebagai seorang yang terbesar yang pernah dilahirkan oleh seorang perempuan ke dunia ini …). Pada suatu ibadah, seorang pendeta malah membawa topik ini kepada hal lain yang bila jeli melihatnya mudah memahami bahwa beliau sedang berusaha “melarikan diri” dari topik yang lumayan berat ini.

Salah satu pertanyaan kritis yang “memberatkan” topik ini adalah: koq Yesus harus dibaptis? Apakah Yesus berdosa, sama seperti manusia lainnya? Lantas, koq Yohanes malah yang terpilih yang membaptiskan-Nya? Yang masih aku ingat – dan yang akan selalu aku ingat – adalah bahwa Yesus dibaptis bukan karena berdosa, melainkan mengikutkan tradisi Yahudi saat itu dan untuk menggenapi seluruh perintah Allah. Dan peristiwa sungai Yordan menunjukkan betapa rendah hatinya Yesus dengan merendahkan dirinya seperti manusia lainnya pada zaman tersebut. Yang membedakannya kemudian adalah, peristiwa lanjutannya: langit yang terkoyak dan ada suara yang berseru dari sorga yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.

Tantangan/Bekal untuk (Warga) Jemaat/Referensi

Dalam berbagai kesempatan, mendiskusikan tentang pembaptisan Yesus oleh Yohanes seringkali menjadi perdebatan yang sangat hangat. Dengan membaca dan merenungkan peristiwa tersebut secara keseluruhan, kita akan tahu, betapa Tuhan sudah merancang segala sesuatunya sebagai bagian dari perwujudan kehendak-Nya.

Sekarang terpulang kepada kita, apakah kita benar-benar memercayai apa yang tertulis dalam Alkitab sebagai firman-Nya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s