Andaliman-116 Khotbah 13 Maret 2011 Minggu Invocavit

Seruan-Nya Memanggil dan Memberikan Pertolongan dan Juga Perlindungan

Nas Epistel:  Mazmur 91:1-9 (bahasa Batak: Psalmen)

91:1 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa

91:2 akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”

91:3 Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.

91:4 Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.

91:5 Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang,

91:6 terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

91:7 Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

91:8 Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.

91:9 Sebab TUHAN ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu,

Nas Evangelium: Kejadian 3:8-19 (bahasa Batak: 1 Musa)

3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

3:10 Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.”

3:11 Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?”

3:12 Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

3:16 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”

3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;

3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

Kembali aku mengalami kesulitan. Biasanya dalam menghubungkan antara nas Ep dan nas Ev, namun kali ini lebih sulit lagi, yaitu menghubungkan keduanya dengan nama Minggu ini: Invocavit yang berarti “dipanggil-Nya aku, maka aku pun menjawab-Nya”. Salah satu tantangan yang kiranya dapat diperbaiki untuk memperbaiki kualitas Alamanak HKBP yang kecenderungannya adalah lebih mengutamakan keterkaitan antara nama Minggu (yang sekaligus thema khotbah) dengan nas perikop Ev, sehingga seringkali harus mengorbankan nas Ep …

Membaca nas perikop Ep Minggu ini adalah berupa permohonan pemazmur akan pertolongan dan perlindungan Tuhan. Walau begitu banyak orang yang mati akibat penyakit dan kesusahan lainnya, namun hal tersebut tidak akan menimpa orang-orang yang menjadikan Tuhan sebagai perlindungannya. Berserulah pada Tuhan, maka Tuhan akan menjawab untuk memberikan pertolongan dan perlindungan yang sepenuhnya.

Panggilan Tuhan yang sama yang kehilangan Adam yang baru saja jatuh ke dalam dosa, itulah yang tercantum dalam nas perikop Ev Minggu ini. Dalam kemarahan-Nya karena ketidaktaatan manusia itu akan perintah-Nya, Tuhan masih bersedia mencari. Jawaban Adam dan Hawa atas panggilan tersebut – yang menyalahkan pihak lain – menurutku tentu sangat mendukakan Tuhan sehingga menjatuhkan hukuman kepada semua pihak.

Tantangan/Bekal untuk (Warga) Jemaat/Referensi

Alangkah luar biasanya Tuhan! Walau manusia itu sudah melanggar perintah-Nya yang sebenarnya bertujuan untuk kebaikan manusia itu, tetap saja masih mau mengajak dialog. Mencari manusia yang sudah terhilang tersebut.

Hukuman yang dijatuhkan menjadi “kurang berarti” karena Tuhan juga memberikan kemampuan untuk mengatasi kesulitan. Terbukti kemudian, betapa seringnya Tuhan berseru untuk mengajak kembali kepada tuntunan-Nya. Benar-benar luar biasa!

Iklan

One comment on “Andaliman-116 Khotbah 13 Maret 2011 Minggu Invocavit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s