Andaliman-118 Khotbah 27 Maret 2011 Minggu Okuli

Berharap Pada Tuhan dengan Memberikan Persembahan Seutuhnya

Nas Epistel:  Mazmur 109:21-31 (bahasa Batak: Psalmen)

109: 21Tetapi Engkau, ya ALLAH, Tuhanku, bertindaklah kepadaku oleh karena nama-Mu, lepaskanlah aku oleh sebab kasih setia-Mu yang baik!

109:22 Sebab sengsara dan miskin aku, dan hatiku terluka dalam diriku;

109:23 aku menghilang seperti bayang-bayang pada waktu memanjang, aku dikebutkan seperti belalang.

109:24 Lututku melentuk oleh sebab berpuasa, dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.

109:25 Aku telah menjadi cela bagi mereka; melihat aku, mereka menggelengkan kepalanya.

109:26 Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku, selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu,

109:27 supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini, bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya.

109:28 Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati; biarlah lawan-lawanku mendapat malu, tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukacita.

109:29 Biarlah orang-orang yang mendakwa aku berpakaikan noda, dan berselimutkan malunya sebagai jubah.

109:30 Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.

109:31 Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.  

Nas Evangelium: Markus 12:41-44

12:41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.

12:42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.

12:43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.

12:44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.”

Sebagaimana pada Minggu yang lalu, nas perikop Minggu ini menyampaikan pesan tentang perlunya pertolongan dari Tuhan. Dan bagaimana sebenarnya persembahan yang memenuhi syarat bagi Tuhan.

Nas perikop Ep Minggu ini bukan hanya meminta pertolongan dan perlindungan, bahkan menuntut pembelaan dari Tuhan. Ingat, kita yang meminta pembelaan dari Tuhan, bukan sebaliknya kita yang membela Tuhan, karena Tuhan tidak membutuhkan pembelaan dari kita. Oleh sebab itu, jangan pernah punya niat untuk membentuk Front Pembela Tuhan …

Ada juga disinggung oleh pemazmur tentang orang miskin yang mendapat penyelamatan Tuhan dari orang-orang yang hendak menghukumnya. Hal ini mengingatkanku pada ajaran yang banyak berkembang saat ini yang mengajarkan bahwa kemiskinan adalah kutuk (sama dengan pemahaman Yahudi zaman Perjanjian Lama) sehingga anak-anak Tuhan tidak boleh miskin …

Yesus memberikan pujian pada seorang janda miskin pada nas perikop Ev Minggu ini.  Dipuji karena memberikan apa yang ada padanya. Semua, tidak tersisa. Secara absolut, jumlahnya pasti jauh lebih kecil daripada persembahan orang kaya yang memberikan secuil dari kelimpahannya. Namun sebaliknya, secara relatif, persembahan sang janda miskin tidak ada taranya karena memberikan 100% dari apa yang dimilikinya. Menegurku, karena seringkali aku memberikan dari apa yang tersisa. Bukan yang sudah disisihkan sedari semula. Selain itu, jumlahnya juga masih sangat jauh dari 100%. Yang lebih parah lagi, masih jauh dari sikap kedisiplinan yang seharusnya menimbulkan kontinuitas …

Tantangan/Bekal untuk (Warga) Jemaat/Referensi

Bagaimana sikap kita tentang persembahan? Apakah kita sudah mampu – dan pernah melakukan – seperti yang dilakukan oleh janda miskin yang mendapatkan pujian dari Yesus ini? Yang menjadi hambatan dalam memberikan 100% sebagaimana yang dilakukan oleh sang janda adalah ketakutan akan menjadi miskin bilamana memberikan seluruhnya sebagai persembahan.

Bekal yang disampaikan oleh pemazmur dalam Ep Minggu ini jelas-jelas menguatkan kita bahwa Tuhan pasti menyelamatkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s