Facebook Berbahasa Batak

Bukan anti-Barat, dan bukan pula tidak suka dengan bahasa Inggeris. Apalagi karena tidak mampu berbahasa Inggeris dengan baik. Bukan, bukan karena itu. Meskipun tidak terlalu bagus, namun kebiasaan berkomunikasi dalam bahasa Inggeris dalam pekerjaan sehari-hari (namanya juga perusahaan asing …) memaksaku untuk selalu berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa Inggeris. Aku juga banyak mengagumi hal-hal yang datang dari Barat, sebagaimana juga tidak menyukai hal-hal yang tidak pantas yang datang dari Barat.

Namun – entah kenapa – aku “risih” kalau orang-orang menuliskan pesan di facebook dalam bahasa Inggeris. Karena memang ditujukan untuk orang-orang “domestik”, seringkali penggunaannya juga tidak tepat.

Lantas, Koq Berbahasa Batak?

Dengan latar belakangku – sudah Batak … (puji Tuhan) Kristen pula – aku ingin berbagi hal-hal yang menarik perhatianku yang layak untuk dibagikan kepada orang-orang lain. Sekali lagi, karena latar belakangku tadi, tentu saja yang banyak aku bagikan adalah pengalaman berlatar belakang budaya Batak dan gereja. Tentu saja, ada kalanya sensitif bagi “orang-orang luar” …

Selain itu, aku ingin melestarikan bahasa Batak (supaya jangan punah?). Walau harus aku akui kemampuanku masih sangat mendasar – bahkan membaca Bibel pun aku masih seringkali harus dibarengi dengan membaca Alkitab pada saat yang bersamaan – tapi aku selalu berusaha mencari padanan kata yang mau aku tulis dalam bahasa Batak. Itulah sebabnya dalam setiap tulisanku di facebook sangat sedikit kata yang bukan bahasa Batak.

Pernah sekali ada yang “nylonong” alias ikut nimbrung yang bukan “orang kita”, yakni seorang sahabat penaku ketika masih SMP dari Yogyakarta.  Walau tidak mengerti – saat itu aku membicarakan tentang Yesus, apakah saat lahir ada yang menanyakan “mirip siapa wajah-Nya?” sebagaimana yang terjadi pada setiap kelahiran bayi masa kini – karena ditanyakannya sehingga membuatku menerjemahkannya. Agak “kikuk” juga untuk menjelaskannya bagi bu dokter tersebut yang Jawa dan berlatar belakang Muhammadyah pula, namun akhirnya aku lega juga dan menganggapnya sebagai bagian dari kesaksian juga …

Ada juga yang memberi komentar dalam bahasa Inggeris. Yang ini tentu saja aku jawab dengan bahasa Inggeris sebagus yang aku mampu … Selain menunjukkan bahwa aku bukan sektarian, apalagi bagai katak di bawah tempurung, menjawab dengan bahasa Inggeris sebagian merupakan pamer kemampuan juga. Kapan lagi bisa sok-sokan dan unjuk gigi, he … he … he …

Dalam perjalanannya, ada beberapa orang yang mulai ikut membuat up-date statusnya dalam bahasa Batak. Tentu tidak sebagus bahasa Batakku (he … he … he … ‘nyombong lagi, nih …), tapi tetap lebih baik menurutku. Dan aku bangga dibuatnya. Dan aku tidak berani mengklaim itu gara-gara facebook-ku yang berbahasa Batak. Tidak! Karena kebetulan? Tidak juga! Aku tidak pernah percaya dengan yang namanya kebetulan. Jadi, karena apa?

Iklan
By tanobato Posted in Umum

2 comments on “Facebook Berbahasa Batak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s