Andaliman – 173 Khotbah 15 April 2012 Minggu Quasimodogeniti

Penuh Sukacita Orang yang Hidup dalam Terang dan Beroleh Kasih Karunia

Nas Epistel: Mazmur 89: 20-28 (bahasa Batak Psalmen)

89:20 (89-21) Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus,

89:21 (89-22) maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.

89:22 (89-23) Musuh tidak akan menyergapnya, dan orang curang tidak akan menindasnya.

89:23 (89-24) Aku akan menghancurkan lawannya dari hadapannya, dan orang-orang yang membencinya akan Kubunuh.

89:24 (89-25) Kesetiaan-Ku dan kasih-Ku menyertai dia, dan oleh karena nama-Ku tanduknya akan meninggi.

89:25 (89-26) Aku akan membuat tangannya menguasai laut, dan tangan kanannya menguasai sungai-sungai.

89:26 (89-27) Diapun akan berseru kepada-Ku: ‘Bapaku Engkau, Allahku dan gunung batu keselamatanku.’

89:27 (89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.

89:28 (89-29) Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.

Nas Evangelium: 1 Yohanes 1:1-7

1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup–itulah yang kami tuliskan kepada kamu.

1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.

1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.

1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

1:5 Dan inilah berita, yang telah kami dengar dari Dia, dan yang kami sampaikan kepada kamu: Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.

1:6 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran.

1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa

Berapa banyak tokoh besar dalam Alkitab? Salah satunya adalah Daud, orang yang diperkenan oleh Allah. Sepak-terjangnya dan jatuh-bangun kehidupan imannya tidak jauh berbeda denganku, dan kebanyakan orang lain, tentunya. Banyak melakukan kesalahan (aku juga demikian), mudah menyesali dosa (aku juga …) mudah pula kemudian melakukannya kembali (apalagi aku …). Kenapa Daud istimewa, karena Daud langsung memohon pengampunan kepada Tuhan sebagaimana menyadari kesalahannya.

Mazmur yang menjadi nas perikop Ep Minggu ini adalah doa yang berkenaan dengan kebinasaan Yerusalem dan jatuhnya keturunan Daud, dan dengan janji Allah bahwa anak cucu Daud tetap ada untuk selama-lamanya Penggubah (yang diyakini adalah Daud) bertanya apakah Allah telah gagal untuk menepati janji-Nya. Sekalipun Allah telah menghukum Israel karena dosa-dosa mereka, Ia akan menggenapi janji-Nya melalui Yesus Kristus, yang berasal dari keturunan Daud, dan kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.

Alangkah indahnya janji Tuhan pada perikop tersebut (mendengarnya saja sudah sangat menyukacitakan, apalagi bila mampu benar-benar menikmatinya dalam kehidupan …). Tuhan menjanjikan untuk memberikan berkat yang berkelimpahan kepada Daud dan keturunannya. Sukacita yang sama yang akan didapatkan bilamana selalu hidup dalam terang. Bukan gelap, ataupun “sekadar” remang-remang. Tidak! Harus dalam hidup yang benar-benar terang.

Ke-terang-an dalam hidup (yang menjadi pengalaman pribadi) harus dipersaksikan dalam hidup dengan cara hidup dalam kebenaran di dalam persekutuan. Mengaku sebagai anak Allah? Jadilah terang, hiduplah dalam terang, dan selalu berjalan dalam kebenaran.

Tantangan/Bekal untuk (Warga) Jemaat/Referensi

Tidak mudah untuk hidup dalam terang. Sebentar saja pun susah, apalagi terus menerus. Itulah ungkapan yang sering kita dengar. Kebenaran sekarang cenderung menjadi semakin relatif, artinya kebenaran yang dianut oleh seseorang akan berbeda dengan kebenaran yang dianut oleh orang lain. Lebih repotnya lagi, bilamana semuanya mengklaim bahwa kebenaran yang diakuinya itulah kebenaran yang paling benar. Pemandangan seperti ini yang semakin sering dipertontonkan dalam kehidupan keseharian kita saat ini.

Lihatlah orang yang sedang berperkara. Lihatlah orang yang sedang bertengkar. Bahkan di pengadilan – yang notabene semua yang terlibat di dalamnya sudah diambil sumpah/janjinya – tetap saja bersikeras bahwa dialah yang benar. Padahal kebenaran antara orang yang satu berbeda dengan kebenaran yang dipersaksikan oleh lawan perkaranya. Tinggallah orang-orang di luar keduanya yang bingung karena menjadi semakin ‘nggak tahu lagi mana yang benar-benar kebenaran …

Lantas, bagaimana kita?

Tidak ada yang lain, selain mengacu kepada kebenaran yang hakiki yang datangnya dari Tuhan semata. Segala perkara dalam kehidupan ini dapat dicarikan solusinya pada firman Tuhan yang memang sudah seharusnya menjadi panutan dalam kehidupan kita. Ketahuilah tentang firman, ikuti, lakukan dalam hidup secara sungguh-sungguh, itulah yang paling patut kita lakukan. Layaknya seorang bayi yang sangat merindukan air susu yang murni – itulah arti dari Quasimodogeniti, nama Minggu kita kali ini – demikianlah kita seharusnya dalam hidup ini.

Jadilah orang yang selalu rindu akan persekutuan dengan Tuhan dan meyaniki bahwa hanya dengan firman Tuhan-lah kehidupan kita akan tumbuh dan berkembang. Kehidupan jasmani, apalagi kehidupan rohani!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s