Sermon Parhalado yang Menggairahkan … (3): Anak-anak, Ayo Berfoto!

Begitulah … Sebagai salah satu cara mendapatkan dukungan dari warga jemaat, maka aku bertekad untuk selalu melakukan kegiatan positif untuk Sekolah Minggu di jemaat kami ini. Aku selalu punya keyakinan bahwa warga jemaat sebenarnya mampu berkontribusi – materi dan non materi – untuk perbaikan pelayanan jemaat. Salah satu faktor keengganan pada sebagian besar warga jemaat untuk berpartisipasi dan berkontribusi adalah karena sangat kurangnya dirasakan oleh mereka pelayanan selama ini. Kurang menyentuh, begitulah kalau mau disederhanakan …

Dan perlu juga terlihat dan terasakan oleh warga jemaat betapa aktifnya Sekolah Minggu. Itulah sebabnya aku menantang Guru-guru Sekolah Minggu dan pengurusnya untuk berkegiatan setiap Minggu. Dalam berbagai bentuk, ‘nggak harus dalam menaikkan pujian pada Ibadah Minggu, bisa juga hal-hal lainnya. Aku sudah punya berbagai jenis kegiatan, tinggal menunggu kemauan dan kesiapan stakeholder Sekolah Minggu saja.

Satu yang sudah mulai berjalan sejak 28 November 2012 yang lalu adalah kegiatan berfoto. Setelah diumumkan sebelumnya, maka anak-anak Sekolah Minggu akan difoto dengan gayanya masing-masing. Pada hari yang sama langsung dicetak (aku pinjam printer kawanku di Bandung …) dan dimasukkan ke bingkai eksklusif (artinya: ‘nggak ada dijual di mana-mana, karena ini adalah khusus dicetak untuk promosi salah satu produk kami, hehehe …), dan dibagikan gratis. Iya, gratis! ‘Nggak usah bayar. Tapi kalau mau dicetak-ulang, maka bolehlah memberikan sumbangan dengan memasukkan ke kotak persembahan yang khusus aku pesan ke kawanku di Cimahi (lagi-lagi gratis …) dengan corak Winnie the Pooh yang selalu tersenyum … Karena ada tiga kategori usia, maka kegiatan ini akan berlangsung selama tiga Minggu pula. Dari laporan yang aku terima (karena aku ‘nggak selalu beribadah di jemaat kami), selalu saja ada yang memberikan persembahannya ke kotak Winnie the Pooh tersebut. Tidak selalu harus yang memesan cetak-ulang, yang mendapat satu foto pun juga dengan sukacita menyumbang. Puji Tuhan!

Anak Sekolah Minggu Berfoto (021212)

“Ke mana nantinya uang yang terkumpul itu, bang? Disetorkan ke Bendahara Huria atau boleh kita pakai aja langsung?“, tanya salah seorang pengurus Sekolah Minggu ketika ada pertemuan di gereja. “Ah, ‘nggak usah pusing memikirkannya sekarang. Toh kita belum memerlukannya, ‘kan? Nanti aja kalau sudah penuh dan kita sudah keberatan menganggkat kotak persembahan Winnie the Pooh itu baru kita diskusikan …”, jawabku diplomatis. Jujur saja, aku juga belum tahu bagaimana baiknya agar tidak mengganggu konsentrasi kami yang sedang semangat-semangatnya mengembangkan Sekolah Minggu. Selain itu, di ruang pertemuan saat itu sedang ada beberapa parhalado yang mungkin saja sensitif dengan urusan uang seperti ini.

Yang penting bekerja dan melayani dululah … Dan yang terpenting, bukan untuk siapa-siapa, melainkan untuk kemuliaan Yesus Kristus sang kepala gereja semata!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s